02 August 2016

Mensos Luncurkan Layanan e-Warung KUBE-PKH di Mojokerto

PropellerAds
PropellerAds
Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Layanan e-Warung Kelompok Usaha Bersama (KUBE)-PKH (Program Keluarga Harapan) bertempat di Lingkungan Kemasan RT 04 RW 02, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (30/7). 

Mojokerto merupakan kota ketiga setelah Kota Malang dan Kabupaten Sidoarjo yang menjadi lokasi uji coba penerapan bantuan sosial nontunai dengan layanan e-Warung. 

Mensos mengatakan operasi e-Warung KUBE PKH menerapkan pengelolaan keuangan secara digital, menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah bagi anggota Keluarga Miskin khususnya peserta PKH, dan juga sebagai tempat pemasaran produk-produk KUBE dan hasil usaha ekonomi produktif peserta PKH. Disamping itu e-warung ini juga menjadi tempat menyalurkan sembako murah dari BULOG. 

Dalam pengelolaannya, e-Warung ini dimiliki dan dikelola oleh masyarakat penerima bantuan itu sendiri. Karena e-Warung ini menjadi tempat penyaluran bansos, maka secara otomatis juga menjadi agen Bank penyalur Bansos.

Dikatakan Mensos dengan adanya e-Warung diharapkan berbagai persoalan yang timbul dalam penyaluran bansos selama ini dapat diatasi. 

"Di Jawa Timur yang sering terjadi rastra dibagi rata. Nantinya kalau sudah menggunakan layanan e-Warung tidak boleh lagi seperti itu. Lalu ada yg menerima raskin rusak, berkutu atau kecoklatan, dengan e-Warung dipastikan itu tidak akan ada lagi. Ibu-ibu bisa memilih sendiri jenis beras yang diinginkan," ujar Mensos. 

Selain untuk membeli beras, lanjut Khofifah, uang tersebut dapat dibelanjakan gula, minyak goreng, dan tepung di e-Warung.

"Kalau ada sisa, uangnya tidak hilang. Bisa menjadi tabungan ibu-ibu," katanya. 

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Andi Dulung mengungkapkan pengembangan program e-Warung ini akan terus diperluas. 

"Diupayakan mencapai 300 e-Warung pada 2016 dan Pada 2017 ditargetkan sebanyak 3.000 e-Warung dapat tersebar di seluruh Indonesia," katanya. 

Sementara itu Walikota Mojokerto Mas''ud Yunus mengungkapkan di wilayahnya terdapat 3 kecamatan, 18 kelurahan, dengan jumlah penduduk sebanyak 138.624 jiwa. Sebanyak 851 orang adalah penerima bantuan sosial PKH. 

"Semoga bantuan sosial ini dapat bermanfaat sebesar-besarnya untuk keluarga prasejahtera di Mojokerto," tambahnya. 

Sumber : kemsos.go.id
Foto PKH Jembarana (Sosialisasi Kelompok Usaha Bersama di Kelurahan Gilimanuk...dengan memprioritaskan peserta PKH dan dilengkapi dengan keluarga pemegang KKS beserta keluarga kurang mampu usulan daerah)
 
PropellerAds


EmoticonEmoticon