24 April 2016

Evaluasi Pembelajaran

Untuk mengetahui adanya perubahan pada siswa setelah belajar dapat dilakuakn evaluasi secara menyeluruh terhadap siswa, yang sesuai dengan teknik evaluasi hasil belajar yang akan di evaluasi adalah ranah kognitif atau pemahaman terhadap konsep, ranah afektif atau penghayatan, dan ranah psikomotor atau pengamalannya. 

Baca Juga Penelitian eksperimen dan quasi eksperimen

1.    Ranah kognitif
    Tujuan ranah kognitif menurut Jarolimek dan Foster dalam Dimyati  (2009:202) berhubungan dengan ingatan atau pengelanalan terhadap pengetahuan dan informasi serta keterampilan intelektual. Ranah kognitif (pemahan terhadap konsep) menurut sudjiono (2011:50) dalam ranah kognitif itu terdapat enam jenjang proses berfikir, mulai dari jenjang terendah sampai dengan jenjang yang paling tinggi”. Selanjutnya dijeaskan bahwa ke enam jenjang yang dimaksud adalah: (1) pengetahuan/hapalan/ingatan (knowledge); (2) pemahaman (comprehension); (3) penerapan (application); (4) analisis (analysis); (5) sintesis (synthesis); (6) penilaian (evaluation). 

2.    Ranah afektif
    Ranah afektif (penghayatan), dalam sudjiono (2011:54) mengatakan bahwa ranah afektif adalah ranah yang berkaiatan dengan sikap dan nilai. Beberapa pakar mengatakan bahwa sikap seseorang dapat diramalkan perubahannya bila seeorang telah memiliki penguasaan kognitif tingkat tinggi.

3.    Ranah psikomotor
    Ranah psikomotor (pengamalannya), menurut sudjiono (2011:57) adalah ranah yang berkaitan keterampilan (sklill) kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu. Lebih lanjut sudjiono (2011:58) menjelaskan bahwa hasil belajar psikomotor ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari  hasil belajar kognitif (memahami sesuatu) dan hasil belajar afektif (yang baru tampak dalam bentuk kecendrungan-kecendrungan untuk berperilaku).

Theme images by MichaelJay. Powered by Blogger.

Index berita

close
Like Facebook IDsalim.com untuk mendapatkan INFO terupdate