28 December 2015

Pengisian PDSS dan Pendaftaran SNMPTN 2016

Sebentar lagi memasuki tahun pengajaran baru, dan universitas-universitas pun mulai membuka pendaftaran dari beberapa jalur masuk yang diterapkannya. Mulai dari SNMPTN 2016. Pada jalur SNMPTN 2016 ini ada 2 tahap dalam mengikutinya.
Tahap pertama adalah pengisian PDSS yang diisikan oleh kepala sekolah atau petugas sekolahan dan kemudian para siswa akan menverivikasi data yang dimasukan oleh petugas tadi. Tahapan kedua adalah pendaftar SNMPTN mendaftar melalui Online lewat laman resmi
www.snmptn.ac.id
Syarat untuk mengisikan PDSS adalah pihak sekolah wajib memiliki Nomor Pokok sekolah Nasional (NPSN), sehingga pihak sekolah dapat mendaftarkan siswanya untuk mengikuti SNMPTN 2016. Jika pihak sekolah belum mempunyai NPSN, maka sekolah wajib mengurusnya apabila anak didiknya mau diikut sertakan mengikuti SNMPTN 2016.
Untuk mengisikan PDSS bisa melalui laman resmi http://pdss.snmptn.ac.id/ . Dalam pengisian PDSS ini kepala sekolah wajib mengisi data sekolah dan jejak rekam akademik siswa atau nilai-nilai dan prestasi akademik. Setelah mengisikan data tersebut nanti pihak sekolah akan mendapatkan username dan password untuk siswa sebagai
syarat pendaftaran SNMPTN.
Setelah mendapatkan username dan password, pihak siswa wajib memverifikasi data yang ada pada PDSS melalui Login Siswa. Apa bila data ada yang salah langsung laporkan ke pihak sekolah supaya diperbaiki. Setelah selesai memverifikasi data di PDSS, kemudian lanjut mendaftar SNMPTN 2016
Tata Cara Mengikuti SNMPTN 2016 
  1. Login ke laman SNMPTN 2016 untuk melakukan pendaftaran. Login menggunakan NISN dan password yang telah diverifikasi tadi.
  2. Siswa pelamar mengisikan biodata diri secara lengkap beserta pilihan PTN, Program studi serta mengupload foto resmi dan dokumen prestasi jika mempunyainya. Jangan lupa baca dan pahami keterangan-keterangan yang berlaku didalamnya.
  3. Untuk studi keolahragaan dan seni wajib mengunggah portopolio datau dokumen ketrampilan yang diikan kepala sekolah atau bisa download pedomannya terlebih dahulu di laman resmi SNMPTN 2016.
  4. Setelah semuanya selesai, kemudian siswa mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
Menentukan program studi dan Jumlah pilihan
Setiap siswa dapat memilih sebanyak 2 PTN. Jika memilih 2 PTN maka 1 PTN harus berada dalam satu provinsi dengan SMA asalnya. Jika hanya memilih 1 PTN saja, maka dapat memilih PTN dimana saja, tidak harus dalam satu provinsi.
Siswa dapat memilih sebanyak 3 program studi dengan ketentuan 1 PTN maksimal 2 program studi. Jadi jika mau ngambil 3 prodi harus memilih 2 PTN.
Untuk urutan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Untuk itu pilih program studi dan PTN yang diminati pada urutan pertama.
Siswa hanya diijinkan untuk memilih prodi yang relevan dengan kelulusannya.

Theme images by MichaelJay. Powered by Blogger.

Index berita

close
Like Facebook IDsalim.com untuk mendapatkan INFO terupdate